Monday, August 22, 2011

Manfaat dan Perbedaan dari Masing-Masing Tools Perencanaan Proses


Manfaat dan Perbedaan  dari Masing-Masing Tools Perencanaan Proses
Analisis manfaat dan perbedaan tools

Lembar Rencana Proses (LRP)
Manfaat:
-    Untuk mengetahui proses-proses yang akan dilaksanakan dalam produksi suatu komponen
-    Untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi suatu komponen
-    Untuk memperkirakan kebutuhan bahan baku komponen
-    Untuk mengetahui stasiun kerja untuk setiap proses
-    Untuk mengetahui alat bantu dan tools yang dibutuhkan untuk setiap proses
-    Sebagai salah satu cara untuk menentukan tata letak pabrik

Assembly Chart (AC)
Manfaat:
-    Untuk menunjukkan komponen penyusun suatu produk
-    Untuk menjelaskan urutan perakitan komponen-komponen

Precedence Diagram (PD)
Manfaat:
-    Membantu menggambarkan aliran aktivitas
-    Membantu mengidentifikasi aktivitas yang hilang
-    Membantu mengidentifikasi ketergantungan antar aktivitas
-    Membantu mengidentifikasi aktivitas kritis
-    Membantu membuat jadwal proses

Bill of Material (BOM)
Manfaat:
-    Untuk menentukan komponen mana yang diproduksi dan mana yang dibeli
-    Sebagai alat pengendali produksi yang menspesifikasikan bahan-bahan kandungan yang penting dari suatu produk, pesanan yang harus digabungkan dan seberapa banyak yang dibutuhkan untuk satu batch
-    Untuk forecasting (peramalan) barang yang keluar masuk inventori
-    Menghitung jumlah komponen yang dapat diproduksi berdasarkan kemampuan sumber daya yang dimiliki

Operation Process Chart (OPC)
Manfaat:
-    Bisa untuk mengetahui kebutuhan mesin dan penganggarannya
-    Bisa untuk memperkirakan kebutuhan bahan baku
-    Sebagai salah satu alat untuk menentukan tata letak pabrik
-    Sebagai salah satu alat untuk memperbaiki cara kerja
-    Sebagai alat untuk pelatihan kerja




Perbedaan LRP dan AC:
-    LRP menunjukkan urutan-urutan proses dalam produksi komponen, sedangkan AC menunjukkan urutan-urutan perakitan produk
-    LRP dibuat per komponen, sedangkan AC dibuat per produk yang terdiri dari komponen-komponen
-    Pada LRP terdapat informasi waktu, sedangkan pada AC tidak ada
-    Pada LRP terdapat informasi material, pada AC tidak

Perbedaan LRP dan PD:
-    LRP menunjukkan urutan-urutan proses produksi komponen, sedangkan PD menunjukkan urutan aktivitas dan hubungan-hubungan antar aktivitas
-    Dalam LRP terdapat daftar stasiun kerja, alat bantu dan tools, pada PD tidak
-    Pada LRP terdapat informasi waktu dan material, pada PD tidak

Perbedaan LRP dan BOM:
-    LRP menujukkan urutan-urutan proses produksi komponen, sedangkan BOM menunjukkan daftar item
-    Pada BOM terdapat keputusan untuk membuat atau membeli suatu komponen

Perbedaan LRP dan OPC:
-    OPC dapat menunjukkan proses produksi dan perakitan keseluruhan produk, LRP hanya menunjukkan proses produksi komponen satu persatu
-    Pada LRP terdapat ukuran awal material yang akan diproses, pada OPC tidak ada
-    Pada OPC terdapat informasi % scrap, pada LRP tidak ada
-    Pada OPC terdapat proses storage
-    Pada LRP terdapat informasi alat bantu dan tools yang digunakan, pada OPC tidak ada
-    Pada OPC terdapat ringkasan proses operasi, inspeksi dan storage, pada LRP semuanya digabung dalam urutan proses
-    OPC dapat digunakan dalam perbaikan sistem kerja

Perbedaan AC dan PD:
-    AC menunjukkan urutan-urutan perakitan produk, sedangkan PD menunjukkan urutan aktivitas dan hubungan-hubungan antar aktivitas

Perbedaan AC dan BOM:
-    AC menunjukkan urutan-urutan perakitan produk, sedangkan BOM menunjukkan daftar item tanpa urutan perakitannya
-    Pada BOM terdapat keputusan untuk membeli atau membuat komponen
-    Pada AC harus dicantumkan fastener yang digunakan, sedangkan pada BOM tidak harus dicantumkan fastener

Perbedaan AC dan OPC:
-    AC menunjukkan urutan-urutan perakitan produk saja, sedangkan OPC juga menunjukkan urutan-urutan proses produksi komponen-komponennya.
-    Pada OPC terdapat informasi material dan waktu, sedangkan pada AC tidak ada
-    OPC dapat digunakan dalam perbaikan sistem kerja

Perbedaan PD dan BOM:
-    PD menunjukkan urutan-urutan aktivitas dan hubungan-hubungan antar aktivitas, sedangkan BOM hanya menunjukkan daftar item

Perbedaan PD dan OPC:
-    PD hanya menunjukkan urutan aktivitas dan hubungan antar aktivitas, sedangkan OPC menunjukkan proses produksi komponen sampai perakitan produk
-    pada LRP terdapat informasi material dan waktu, pada PD tidak ada
-    OPC dapat digunakan dalam perbaikan sistem kerja

Perbedaan BOM dan OPC:
-    OPC menunjukkan proses produksi komponen dan juga proses perakitan, sedangkan BOM hanya menunjukkan daftar item
-    OPC dapat digunakan dalam perbaikan sistem kerja

Urutan Pembuatan Tools Perencanaan Proses


Urutan Pembuatan Tools Perencanaan Proses

1.    Pembuatan tools perencanaan proses yang pertama adalah pembuatan Assembly Chart (AC), kemudian pembuatan Precedence Diagram (PD). Pembuatan AC dilakukan sebelum PD karena PD dibuat berdasarkan AC. Penulisan keterangan pada PD pun, pada bagian-bagian yang telah diassembly, mengikuti penamaan pada AC (contoh: S9A1).

2.    Bersamaan dengan pembuatan AC dan PD, dilakukan pembuatan Multilevel Tree, kemudian baru Bill of Material (BOM). Pembuatan BOM setelah Multilevel Tree, karena dari pembuatan Multilevel Tree kita dapat menentukan penomoran dan level part, untuk menentukan posisi suatu komponen pada Multilevel BOM, karena komponen yang semakin besar nilai levelnya, penulisan pada Multilevel BOM-nya semakin menjorok ke dalam.

3.    Pembuatan Lembar Rencana Proses (LRP) dapat dilakukan sebelum, setelah, maupun berbarengan dengan proses-proses di atas, karena pembuatannya tidak saling berhubungan. Setelah semuanya, baru dibuat Operation Process Chart (OPC). Karena OPC memuat informasi tentang urutan-urutan proses pembuatan komponen yang terdapat pada LRP, dan juga daftar komponen dan urutan perakitan yang bisa didapat dari BOM, AC, dan PD.

Diagram Siklus Manufaktur







Diagram Siklus manufaktur, perkotak adalah nama mata kuliah yang dipelajari di program study teknik Industri :
Siklus Manufaktur

tata cara penulisan Operation Process Chart

Berikut tata cara penulisan Operation Process Chart