Showing posts with label Psikologi Industri. Show all posts
Showing posts with label Psikologi Industri. Show all posts

Wednesday, October 5, 2011

Apa itu (Pengertian/ Definisi) Fatique (Fatigue)


Fatique
Fatique adalah suatu kelelahan yang terjadi pada syaraf dan otot-otot manusia sehingga tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya. Kelelahan dipandang dari sudut industri adalah pengaruh dari kerja pada pikiran dan tubuh manusia yang cenderung untuk mengurangi kecepatan kerja mereka atau menurunkan kualitas produksi, atau kedua-duanya dari performansi optimum seorang operator.  Cakupan dari kelelahan, yaitu :
1. Penurunan dalam performansi kerja
Pengurangan dalam kecepatan dan kualitas output yang terjadi bila melewati suatu periode tertentu, disebut  industry fatique.
2. Pengurangan dalam kapasitas kerja
perusakan otot atau ketidakseimbangan susunan saraf untuk memberikan stimulus, disebut Psikologis fatique
3.  Laporan-laporan subyektif dari pekerja
     Berhubungan dengan perasaan gelisah dan bosan, disebut fungsional fatique.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi fatique adalah besarnya tenaga yang dikeluarkan, kecepatan, cara dan sikap melakukan aktivitas, jenis kelamin dan umur. Fatique dapat diukur dengan :
a.    Mengukur kecepatan denyut jantung dan pernapasan
b.    Mengukur tekanan darah, peredaran udara dalam paru-paru, jumlah oksigen yang dipakai, jumlah CO2 yang dihasilkan, temperatur badan, komposisis kimia dalam urin dan darah
c.    Menggunakan alat uji kelelahan Riken Fatique.
Untuk lebih jelas mengenai fatique  dapat dibaca pada buku Motion & Time Study: Design & measurement of Work, Barnes Ralph, 1980

Thursday, September 29, 2011

PENGUKURAN DALAM ILMU PSIKOLOGI


PENGUKURAN DALAM PSIKOLOGI
Proses pengukuran harus melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan mencakup proses pengelompokan responden dalam tingkat, jumlah atau ukuran 

Proses pengolahan data yang baik, mencakup pengkelasan atau pengkatagorian sesuai dengan tujuan riset
Rancangan eksperimen: 
Upaya untuk menyiapkan proses penelitian yang baik, mencakup langkah‑langkah serta rencana pelaksanaan penelitiannya

Peneliti:
Menyusun rencana eksperimen secara detail: mencakup penyiapan peralatan khusus & instrumen penqukuran, prosedur yang akan dilaksanakan saat pengumpulan data & pengolahan

Meneliti pengaruh suatu variabel independen terhadap variabel dependen  faktor lain dikendalikan, sifat: konstan (tidak berpengaruh)

INTERPRETASI STATISTIKAL
Fungsi statistikal dalam riset psikologi: mengungkap perbedaan antara dua kelompok perilaku dan mendapatkan nilai suatu aspek psikologi

Perbedaannya terbukti signifikan secara statistika  ahli psikologi akan menyatakan perbedaannya

Hasil uji statistik akan diterima oleh psikolog, dengan suatu kepercayaan bahwa jika eksperimen tersebut diulang dengan kondisi eksperimen yang sama & menghasilkan informasi sama


KORELASI SEBAGAI ALTERNATIF EKSPERIMEN
Kadang eksperimen tidak mungkin dilaksanakan

Misal: 
Seorang dokter tertarik pada pengetahuan tentang otak manusia
Tidak mungkin memiliki kebebasan untuk melakukan operasi kepala manusia  memahami sisi biologis otak manusia

Namun pengetahuan (pengalaman) yang dimiliki bahwa ada hubungan antara suatu bagian dari otak manusia dengan kemampuan berbicaranya 
Berdasarkan pengetahuan ini, dapat disimpulkan bahwa jika anda mendapatkan seseorang pasien yang memiliki kerusakan pada bagian dari otak tersebut, maka anda dapat menyimpulkan bahwa pasien anda tersebut akan kehilangan kemampuan bicaranya

Penarikan kesimpulan seperti ini disebut dengan korelasi ‑terdapat korelasi antara suatu bagian otak dengan kemampuan bicara manusia. Besarnya korelasi ini dinilai dengan suatu konstanta korelasi, besar: 0‑1

PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU Dan Metoda Yang Dipakai


PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU
Metoda Riset:

Metoda Eksperimental, Metoda Observasi
Metoda Survey, Metoda Tes

Pengukuran dalam Psikologi:

Rancangan Eksperimental
Interpretasi Statistikal
Korelasi sebagai alternatif Eksperimen

METODA EKSPERIMENTAL
Dilakukan baik di dalam, di luar ruangan laboratorium

Mengukur & mengontrol variabel penelitian (variabel yang diukur)

Misal:
Mengetahui apakah kemampuan belajar dipengaruhi oleh lamanya tidur
2 kelompok:
1. kelompok boleh tidur setelah jam 23.00
2. kelompok boleh tidur setelah jam 01.00

variabel independen: lama tidur & variabel dependen: kemampuan belajar

Keuntungan:
Kemudahan untuk menciptakan kondisi eksperimen yang terkendali (dalam ruangan)

METODA OBSERVASI
Observasi binatang & manusia: cikal bakal metoda riset psikologi

Kesimpulan objektif: fase kritis dalam menemukan hal baru dari suatu observasi terhadap suatu perilaku

Investigator:
Keterampilan observasi
Mencatat setiap kejadian secara teliti  menyusun proyeksi atau kesimpulan laporan

METODA SURVEY
Kuesioner atau interview

Masters & Johnson:
Respon sexual laki & perempuan, dimulai dengan eksperimen serta survey kepada Kinsey & pasangannya
Berdasarkan informasi awal ini dilakukan survey yang lebih luas kepado ribuan responden lainnya untuk mengetahui Perilaku Sexual Laki & Perempuan

Fase kritis:
Peneliti merancang instrumen kuesioner, melatih calon responden, menetapkan sample yang akan diukur, menetapkan metoda & alat analisis

METODA TEST
Instrumen penting dalam Psikologi: menemukan skore seseorang relatif terhadap kebanyakan orang

Kegunaan:
Mengukur kemampuan, minat, perilaku, bakat seseorang
Mendapatkan sejumlah data akurat: kehidupan sehari‑hari seseorang tanpa alat laboratorium
Mengungkapkan aspek tertentu pada situasi uniform seseorang dibandingkan dengan sekelompok orang lain (intelegensi, keterampilan, rasa cemas, persepsi)

Tahap pembuatan instrumen test: persiapan, penskalaan,  penetapan norma‑norma

Apa Saja Bidang terapan Psikologi (Penjelasan)


BIDANG TERAPAN PSIKOLOGI 

Psikologi Eksperimental & Phisiologis
Reaksi terhadap rangsangan warna
Membayangkan dunia, belajar, mengingat
Respon emosional, dll.

Bekerja dengan menggunakan binatang sebagai objek  memahami perilaku (instink) dasar manusia

Mengembangkan metoda pengukuran dan pengendalian psikologi

Psikologi Perkembangan:
Studi pertumbuhan manusia serta faktor-faktor yang mempengaruhi sejak lahir sampai dewasa
Bagaimana perkembangan & perubahan kemampuan bahasa seorang anak 

Psikologi Sosial:
Memahami sikap & perilaku seseorang dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain
Studi tentang perilaku kelompok, opini publik, riset pasar  identifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya prasangka & agresi

Psikologi Personaliti:

Produk dari psikologi perkembangan & psikologi sosial
Perbedaan (karakteristik khusus) individual  klasifikasi individu untuk memilih calon yang cocok

Psikologi Klinik:
Kemampuan melakukan diagnosa & memberikan perlakukan terhadap masalah-masalah emosional & perilaku
Sakit mental, perilaku kriminal, ketagihan obat, penurunan mental, konflik keluarga

Psikologi Konseling:
Serupa dengan psikologi klinik, tapi permasalahan yang dihadapi lebih ringan dibandingkan masalah psikolog klinikal
Psikologi Sekolah:
Melakukan evaluasi belajar & membantu memecahkan masalah emosional anak sekolah
Memberikan saran

Psikologi Pendidikan:
Belajar & mengajar, menemukan metoda pembelajaran yang efektif

Psikologi Industri:
Fokus pada pengembangan metoda pemilihan calon karyawan agar paling sesuai dengan suatu pekerjaan, mengembangkan program pelatihan & partisipasi manajemen pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatan kesejahteraan karyawan

Psikologi Enjinering:
Menemukan keserasian hubungan antara manusia & mesin
Menemukan rancangan mesin untuk meminimasi kesalahan kerja akibat kesalahan manusia

Apa Saja Sub Disiplin Ilmu Psikologi (Penjelasan)


SUB-DISIPLIN PSIKOLOGI 


Psikologi Umum:
Tingkah laku manusia sebagai sesuatu yang terpisah
Objek: proses penginderaan, persepsi, emosi, kemampuan, pikiran, daya ingat, dll.

Psikologi Perkembangan:
Tingkah laku manusia berdasarkan tahap perkembangan
Psikologi anak, remaja, orang dewasa, manula
Psikologi Kerpibadian:
Perbedaan tingkah laku manusia
Teori kepribadian, perkembangan kepribadian, tipe kepribadian

Psikologi Sosial:
Tingkah laku manusia dalam hubungan dengan orang lain
Tingkah laku manusia di dalam kelompok: nilai, norma, aturan, komunikasi, kepemimpinan, kekuasaan, dll.
Psikologi Abnormal:
Tingkah laku manusia yang berada di luar batas-batas normal

Diterapkan dalam konteks (lingkungan): militer, pendidikan, industri, dll.

Cara Pendekatan yang Dilakukan Dalam Ilmu Psikologi


PENDEKATAN (BIOLOGI-SARAF)

Memahami aspek perilaku  pemahaman tentang proses kerja antara otak dengan sistem saraf

Setiap kejadian yang dialami  penjabaran aktivitas otak berserta sistem saraf

Misal: penemuan baru berhubungan erat antara aktivitas otak dengan perilaku & pengalaman

Hambatan: keterbatasan dalam memahami otak manusia yang kompleks (12 milyar sel saraf)


PENDEKATAN (PERILAKU) (1)
WATSON: studi mental, data diperoleh sebagai hasil observasi sendiri (self observation) yang direkam dalam form introspeksi

Introspeksi: pendekatan yang hanya dapat menghasilkan gambaran secara individual & bersifat privat, tidak dapat digeneralisir

Psikologi = ilmu  harus bisa diobservasi dan dapat diukur

Kita sendiri yang dapat mengintrospeksi persepsi & perasaan dan orang lain hanya dapat mengobservasi perilaku kita

Pendekatan observasi: mengenal perilaku seseorang sebagai ilmu psikologi yang objektif
SKINNER: 

Stimulus-Response (SR) Psikologi

Input (ransangan) & output (respon)

Pendekatan black-box: tidak memperhatikan bagaimana proses dalam organisme

Misal: pendekatan reward & punishment  mendorong terjadinya proses pembelajaran dengan cepat, minimasi kesalahan


PENDEKATAN (KOGNITIF)
Manusia: 

Setiap ransangan akan diproses secara aktif

Informasi akan diterima (melalui penglihatan, pendengaran, ingatan) & ditransformasikan dalam bentuk kategori baru di dalam otak untuk kemudian digunakan sebagai dasar untuk melakukan aktivitas (berbicara, membaca, belajar)
Kognitif proses mental dari persepsi, memori & proses pengolahan informasi:
mempunyai pengetahuan baru
memecahkan masalah
menyusun rencana masa depan

Psikologi kognitif: studi saintifik tentang kognisi

Tujuan: 
Mengembangkan teori yang dapat menjelaskan bagaimana berorganisasi & berfungsinya proses mental: proses menerima, memilih, menggunakan stimulus (informasi) untuk digunakan sebagai dasar bertindak, membuat keputusan atau membuat 
CRAIK:

Otak manusia seperti komputer yang memiliki kemampuan untuk modeling atau bekerja paralel

Analog dengan kerja komputer (sistem pengelola informasi): informasi yang masuk diproses dengan berbagai cara: dipilih, diambil & dibandingkan dengan informasi lain yang dimiliki dalam memori, ditransformasi, disusun, dsb.


PENDEKATAN (PSIKO-ANALITIK)
FREUD:

Perilaku manusia merupakan suatu unjuk laku yang muncul akibat proses di bawah sadar

Cara berpikir, rasa takut, keinginan seseorang muncul secara tidak sadar & berpengaruh pada perilaku

Impulse bawah sadar seseorang akan terbentuk karena dorongan atau akan mati karena perlakuan yang diterima seseorang dari lingkungannya sejak masa kecil
FREUD:

Impulse muncul pada saat mimpi, kesalahan saat bicara, atau gejala sakit mental

Manusia bukan mahluk rasional: manusia memiliki instink dasar sama dengan hewan (perilaku manusia berdasarkan pada kebutuhan dasar sex dan bersifat agresif) dan selalu bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan sosial

Manusia tidak akan mampu hidup bersama secara damai


PENDEKATAN (PHENOMENOLOGI) 
FOKUS: 
Pengalaman subjektif  pemahaman tentang dunia, melakukan suatu aktivitas berdasarkan interpretasi tentang kejadian atau fenomena atas dasar pengalaman yang dimiliki

Mempelajari karakter alami manusia dalam menginterpretasikan diri & dunia melalui observasi setiap aktivitas

Menolak konsep perilaku seseorang dikendalikan oleh bawah sadar (teori Psikoanalitik) & reaksi terhadap faktor luar (teori Perilaku)
Perilaku seseorang bukan merupakan reaksi atas kekuatan luar yang terkendali, namun merupakan suatu aktualisasi diri sebagai seorang aktor yang mampu melawan takdir

Keyakinan bahwa setiap manusia mampu membangun jalan hidupnya masing-masing, karena memiliki kebebasan untuk memilihj dan menentukan tujuan hidup, sehingga kita dapat menyusun rencana untuk memilih jalan hidupnya

Pendekatan humanistik  pendekatan yang secara tegas membedakan antara manusia & binatang – khususnya sehubungan dengan konsep kebebasan untuk menemukan aktualisasi diri  teori motivasi


Pengertian Definisi (Apa Itu) Psikologi


Bahasa latin : psyche: jiwa & logos: ilmu pengetahuan
Psikologi: ilmu jiwa  abstrak
Studi tentang aktivitas mental manusia
Awal abad 20: Studi tentang perilaku
Asumsi perilaku dasar manusia: 
Penemuan hasil eksperimen tentang binatang dapat digeneralisir untuk memahami organisasi manusia
Perilaku binatang sama dengan perilaku dasar manusia
Studi saintifik tentang perilaku dan proses mental

Tujuan: 
Memahami perilaku yang pada dasarnya dapat diobservasi
Memahami proses mental yang memiliki karakteristik tidak dapat diobservasi langsung, namun dapat dipahami melalui perilaku dan data-data biologi-saraf.
Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia & berhubungan:

Bidang PENELITIAN: menemukan informasi baru berkenanaan dengan tingkah laku manusia yang berkembang menjadi sub displin dari psikologi

Bidang APLIKASI: menerapkan pengetahuan tentang tingkah laku manusia dalam berbagai masalah prkatis dalam kehidupan manusia